Bangun Kultur Akademik, 155 Maba Prodi HKI Ikuti SOSPEM 2025
Yogyakarta – Sebanyak 155 mahasiswa baru Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mengikuti kegiatan Sosialisasi Pembelajaran (SOSPEM) pada Senin–Selasa, 25–26 Agustus 2025.
Kegiatan ini merupakan bagian penting dari orientasi akademik di UIN Sunan Kalijaga. Mengusung tagline universitas “Empowering Knowledge, Shaping the Future”, SOSPEM dirancang sebagai bekal awal bagi mahasiswa baru agar mampu menumbuhkan kultur akademik yang sehat, progresif, dan transformatif.
Ketua Prodi Hukum Keluarga Islam menyampaikan bahwa tujuan utama SOSPEM bukan hanya membekali mahasiswa dengan pengetahuan dasar terkait perkuliahan, tetapi juga membentuk sikap dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjadi problem solver, bukan sekadar part of the problem, apalagi trouble maker.
“Mahasiswa baru diharapkan tidak hanya menyelesaikan studinya secara formal, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dan penggerak kebaikan di tengah masyarakat. Karena itu, desain SOSPEM disiapkan dengan pendekatan system thinking, melibatkan berbagai aspek agar tujuan pembelajaran tercapai dengan baik,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa mendapatkan materi seputar strategi belajar di perguruan tinggi, etika akademik, penguatan karakter, serta pengenalan nilai-nilai keislaman khas UIN Sunan Kalijaga. Para narasumber juga menekankan adagium penting dalam dunia pendidikan: al-maddatu-muhimmah (materi itu penting), namun lebih dari itu, al-thariqatu-ahammu-minal-maddah (pendekatan dalam penyampaian materi lebih penting).
Dengan selesainya kegiatan SOSPEM, mahasiswa baru Prodi Hukum Keluarga Islam FSH UIN Sunan Kalijaga diharapkan siap menapaki perjalanan akademik mereka dengan semangat, kesadaran, dan komitmen untuk menjadi generasi yang berdaya guna serta membawa perubahan positif di masa depan.